IWAG Peace Berdeklarasi

Sosbud / Senin, 14 Februari 2011 10:37 WIB

http://www.metrotvnews.com/metromain/news/2011/02/14/42535/IWAG-Peace-Berdeklarasi


Perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang bersatu mendeklarasikan Indonesian Women`s Association for Global Peace (IWAG-Peace). Suara bagi perdamaian dilaksanakan serentak di empat kota besar di Indonesia.

"Pendeklarasian IWAG-Peace di Bali, Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta itu dilaksanakan dengan memanfaatkan momentum Hari Valentine atau hari kasih sayang," kata Putu Sri Puji Astuti, koordinator kegiatan, di Denpasar, Senin (14/2).

Menurut Puji, di Pulau Dewata, deklarasi IWAG Peace bertempat di Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi), Niti Mandala Renon Denpasar, petang nanti.

Kegiatan sekaligus menunjukkan kasih sayang kepada Ibu Pertiwi dan umat manusia tanpa dibatasi sekat perbedaan agama, keyakinan, ras, suku bangsa maupun warna kulit.

"Kita semua bersaudara. Perbedaan dapat diatasi dengan cara yang lebih beradab melalui hukum yang berlaku, dan melalui kesadaran itu diharapkan tidak ada lagi aksi anarkisme, premanisme dan brutalisme," beber Puji.

Ditambahkannya, kegiatan IWAG-Peace bakal menyuarakan perlunya dihapuskan tindak kekerasan di bumi pertiwi.

"Perempuan Indonesia yang juga ibu atau calon ibu, tidak bisa membiarkan anak-anak ibu pertiwi saling bunuh-membunuh satu sama lain," tandas ia.

Menurut ia, anak-anak Tanah Air mesti bersatu tanpa membedakan agama dan keyakinan. "Sebagai perempuan yang melahirkan anak-anak dengan beragam keyakinan, kini saatnya harus bersuara keras untuk menghindarkan mereka terlibat dalam aksi-aksi kekerasan terhadap sesamanya," elak Puji.

Bagi Puji itu penting mengingat sejarah dunia membuktikan kekerasan tidak dapat dilawan dengan kekerasan. Justru dengan kelembutan dan kasih sayang.

"Kaum perempuan dianugerahi Tuhan kelembutan. Secara kodrati, ini adalah senjata yang jauh lebih ampuh dari senjata jenis apapun dalam menghadapi aksi-aksi kekerasan," akunya.

Perjalanan bangsa mencatat revolusi perubahan selalu diawali dan dikawal kaum perempuan, mengingat besarnya potensi dan peran perempuan dalam mewujudkan perdamaian.

IWAG Peace bertujuan mengampanyekan perdamaian dalam berbagai aksi nyata. Asosiasi itu berjuang supaya kekerasan tak lagi menjadi hal yang seakan-akan wajar. (Ant/*****)